Langsung ke konten utama

Tiga Jenazah Korban Lion Air JT 610 Dipulangkan Hari Ini

Tiga jenazah korban kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 yang berhasil teridentifikasi pada Sabtu (3/11) dipulangkan hari ini (Ahad, 4/11) dari RS Polri Raden Said Sukanto, Jakarta Timur. Ketiga jenazah tersebut atas nama Endang Sri Bagusnita, Wahyu Susilo dan Fauzan Azima.

"Pihak keluarga sepakat jenazah diinapkan dulu di Rumah Sakit, dan akan dipulangkan besok dengan penerbangan paling pertama dan keluar dari rumah sakit sekitar pukul 01.00 WIB dinihari," kata Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Raden Said Sukanto Jakarta, Kombes Pol Edy Purnomo, Sabtu (3/11) malam.

Dalam suasana haru keluarga ketiga penumpang, bahkan ada yang hingga hampir pingsan karena kemalangan tersebut, pihak Rumah Sakit Polri menyerahkan ketiga jenazah pada keluarga korban. "Untuk kepulangan dan pemakaman pihak Liom Air yang akan mengurusnya," kata Kombes Edy menambahkan.

Berdasarkan keterangan kepolisian, korban Lion Air JT 610 yang berhasil teridentifikasi Sabtu adalah hasil sidang rekonsiliasi pencocokan data post mortem dari jenazah korban yaitu data primer sidik jari, dengan data antortem dari keluarga setta dari pihak lainnya sebagai data sekunder yakni tanda medis dan properti yang dibawa.

Jenazah pertama adalah berjenis kelamin perempuan berusia 20 tahun adalah Endang Sri Bagusnita, warga Kedaung Mes B PT Angsa Daya RT 001 RW 008 Kelurahan Kutajaya Kecamatan Pasar Kemas, Tangerang, Banten, yang teridentifikasi melalui sidik jari dan tanda medis.

Jenazah kedua berjenis kelamin laki-laki berusia 31 tahun ialah Wahyu Susilo, warga Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang teridentifikasi melalui sidik jari, tanda medis dan properti yang digunakan yakni jaket dan baju.

Jenazah ketiga berjenis kelamin laki-laki berusia 25 tahun atas nama Fauzan Azima, warga Balai Mansiro, Guguak Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, yang teridentifikasi melalui sidik jari dan medis.

Dengan teridentifikasinya tiga korban lagi Sabtu (3/11), maka sudah ada tujuh jenazah penumpang kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang teridentifikasi setelah sebelumnya empat jenazah kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 yang teridentifikasi yakni atas nama Jannatun Cintya Dewi, Candra Kirana, Monni dan Hizkia Jorry Saroinsong.

Pesawat Lion Air JT 610 mengalami kecelakaan dan jatuh di perairan Tanjungpakis Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10), setelah sebelumnya hilang kontak selama tiga jam sejak pukul 06:33 WIB. Pesawat nahas Lion Air JT 610 itu sendiri, membawa 180 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak dan dua bayi dengan dua Pilot dan enam awak pesawat.

Sumber: Republika

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Yang Muda Yang Investasi Tanah

  Anak Muda Ingin Investasi Tanah? Kenali Dulu Untung Ruginya Bentuk investasi kini makin beragam. Selain saham, reksa dana, atau investasi properti seperti rumah dan apartemen, ternyata ada investasi lain yang mirip dengan properti namun tak kalah menjanjikan, yaitu investasi tanah. Kebutuhan yang terus meningkat namun jumlah tanah semakin terbatas, sehingga investasi tanah jarang mengalami penurunan harga. Ditambah lagi jika lokasi tanah yang dimiliki berada di wilayah strategis, dipastikan harga tanah tersebut melambung tinggi. Nah, sebelum memulai investasi tanah, ketahui dulu untung dan ruginya agar kamu bisa mempertimbangkannya. Simak, yuk! Keuntungan investasi tanah 1. Mendapat  capital gain Kamu bisa mendapatkan harga jual lebih tinggi daripada harga beli. Kenaikan harga tanah cenderung terjadi setiap tahun. Selain dipengaruhi faktor inflasi, kenaikan ini juga dipengaruhi dengan makin langkanya tanah kosong. Tetapi, jumlah penduduk terus bertambah namun pembangunan ter...

Solusi Untuk Masalah Rambut Kamu

  Kolagen dan Ginseng untuk Rambut yang Elastis Ada banyak faktor yang dapat menjadi pemicu rambut rontok, salah satunya stres. Ketika mengalami kondisi stres, maka tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang berpengaruh terhadap folikel rambut sehingga menyebabkan kerontokan rambut. Tapi, rambut rontok bukan hanya karena pusing kebanyakan pikiran atau hormon. Penyebabnya juga bisa berasal dari lingkungan. Termasuk udara, polusi, sinar matahari, dan efek mekanik dan kimia ketika menggunakan alat  styling  rambut. Rambut yang kuat dan gak rontok jadi keinginan banyak orang. Tapi, selain itu, punya rambut elastis juga jadi impian. Rambut yang elastis berarti kuat, gak gampang patah, dan bisa kembali ke bentuk semula ketika diregangkan. Punya rambut yang elastis berarti lebih mudah diatur. Kamu juga akan bisa tampil dengan rambut yang selalu rapi. Untuk mempunyai rambut yang elastis, kamu bisa menggunakan produk perawatan rambut yang mengandung kolagen dan ginseng. Kedua ba...

Kol Goreng, Si Nikmat yang Membawa Sengsara?

  K ol goreng jadi makanan pendamping yang banyak digemari orang. Biasanya tersedia di warung pecel ayam pinggir jalan. Tapi, restoran pun mulai banyak menyediakannya. Kol goreng dapat dibilang pengganti atau tambahan lalapan yang dimakan bersama ayam goreng dan sambal. Tapi, dibalik kenikmatannya. Ternyata, kol koreng bisa jadi racun bagi tubuh. Makanan ini kurang sehat kalau dikonsumsi terus-menerus. Sebagai sayuran, kol mentah memang punya kandungan baik seperti serat, lemak, karbohidrat, hingga zat besi. Semua kandungan baik tersebut menjadi buruk karena proses penggorengan. Apalagi minyak yang digunakan sudah tidak jernih. Itulah mengapa kol goreng bisa berdampak buruk. Lebih lanjut, inilah bahaya kol goreng bagi kesehatan: 1. Meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke Kol goreng mengandung banyak sekali minyak. Hal ini membuat kandungan lemak jenuh dan kolesterol jahat yang akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. 2. Memicu kanker Dilansir laman Liputan6, ko...